Posted by: alfigenk | June 16, 2008

Lia Ulfatul Ulya

Aku ingin pulang dan menangis…

Ingin melihatmu tersenyum seperti dulu,

mendengarkan cerita-cerita darimu..

Bahwa diriku adalah nyayian –nyanyian yang telah kau dendangkan…

 

Aku ingin pulang dan datang padamu dan aku akan menangis…

Memberikan senyuman dalam merah mataku dan jernihnya air mataku…

Aku ingin menangis sebagai lelaki yang merindukan dirimu,mencintaimu adalah bahagia dan sedih…

Dan menarilah,,tanpa sepatah suara pun dari bibirmu..

 

aku akan mengililingimu mencari sudut pandang terbaik dari indahnya dirimu..

Berputarlah..dunia akan menjadi milikmu dan dirimu adalah milikku..

Semua mimpi-mimpi kita dan semua mimpi itu adalah menjadi nyata di hari ini..

 

Mau kah kau untuk aku peluk..berikan aku pinggulmu untuk lenganku..

dan biarkan pepohonan dan rumput yang mempunyai bunga berwarnan kuning menjadi pemandu…

Aku akan mencium keningmu, bibirmu baru kemudian putih pipimu dan mencubit matamu dengan mataku..

 

Ahhh….mimpi-mimpi yagn menjadi nyata dihari ini..

Aku akan berteriak sambil menangis..

dan lihatlah betapa cantiknya dirimu..

 

tapi janganlah kau menangis seperti diriku…

..aku sungguh mencintai dirimu..

seperti mimpi-mimpi itu yang kini menjadi dihari ini…

 

aku akan pulang dan menangis…

Menangisi tentang kita..

kau bukan milikku lagi rupanya..

mimpi hanyalah mimpi….

2006

 

tulisan ini aku buat setelah kamu menikah

….suatu hari mungkin kamu akan membaca tulisan ini, ,saat ini aku lagi bimbang, bingung, makanya aku membuka tulisan-tulisan dulu, mencoba mencari tenaga di hati, akhirnya aku putuskan untuk meletakkannya disini. biarlah orang lain juga bisa menikmatinya

 

aku sudah menempati janjiku sampai kamu menikah dulu. aku laki-laki yang kuat kan?…

Advertisements

Responses

  1. Maaf kalau ga salah Lia kini ada di Binuang Tapin

    • ohh iya, terima kasih,,,
      saya menulis itu sudah lama sekali ketika di yogyakarta , tapi baru beberapa tahun ini saya upload ke blog, teman-teman saya menilai itu karya yang baik, jadi tidak salah jika dinikmati orang lain…
      kadang masa remaja adalah saat yang menegangkan, tapi kita telah menempuh jalan masing-masing dan impian yang berbeda… hampir saja masa lalu itu adalah sesuatu yang bisa kita terwakan dimasa kini.. terima kasih^_^

      • terima kasih atas moderasinya. Aku cuma teman kerjanya di binuang. Dia sudah baca tulisan ini, dan merasa bahwa wanita itu adalah dirinya. Dia titip salam dan minta konfirmasi apakah ini alfi yang dia kenal atau orang lain yang bernama alfi yang juga kebetulan mengenal waniita yang bernama Lia Ulfatul Ulya. Maaf mungkin terlalu banyak meminta tapi aku hanya menyampaikan amanah dari wanita yang bernama Lia Ulfatul Ulya, yang mungkin kini hatinya juga rindu akan kenangan.

  2. ^_^
    menurut saya pribadi, siapa saya adalah bukanlah sesuatu hal yang penting,,saya meminta maaf atas ketertutupan saya dalam hal ini,
    saya menyadari konsekwensi dari tulisan saya yang menempatkan judul sebuah nama seseorang pasti akan berdampak sedikit absurd bagi yang mempunyai nama yang sama,,meski sejujurnya saya tidak berharap seperti itu..saya hanya melakukan seperti banyak orang juga lakukan,,..tulisan adalah bahan tafsir untuk pembacanya..saya berterima kasih atas apresiasi anda akan hal ini..
    ….saya sebenarnya sudah agak lupa bagaimana wajah lia saat ini, ( saya tidak bermaksud menyinggung lia yang anda maksud)..saya sudah lama tidak bertemu atau berinteraksi dengannya,bertahun-tahun,,dulu saya mengenal perangainya dengan baik,,saya sangat memahami dia sebagai gadis remaja dimasa puncaknya, dia gadis yang sangat cantik, dipuja-puji banyak orang,, saya mengakui bahwa lia berdampak besar dalam hidup saya, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi…saya menulis puisi diatas ketika berada di yogyakarta, dalam masa kerasnya kuliah saya.

    sejujurnya saya memahami lia dengan baik, saya memahami tiap pandangan matanya meski dia tidak mengatakan sesuatu, tapi saya juga tahu, bahwa lia tidak pernah memahami saya, kami mempunyai background, cara pandang, pola pikir, serta pergaulan yang berbeda…
    apapun yang telah terjadi, saya harus berterima kasih kepada lia, karena dia telah memberikan banyak pelajaran kepada saya, memberikan jalan menuju kedewasaan yang baik dan bijak..

    saya dulu sering mengirim surat kepadanya (meski tak pernah dibalasnya) sekedar memberitahu dia jika saya juga memikirkannya ditengah sekolah saya yang ketat dan melelahkan..karena dari menulis surat itu lah saya akhirnya bisa menulis sekarang ini..

    saya juga sering menemuinya, itu memberi saya belajar berani terhadap perempuan, meski dia tak pernah tahu bahwa dibalik sikap cuwek saya sesungguhnya saya adalah lelaki yang sangat pemalu..

    saya dulu juga marah dan cemburu setengah hati, tapi dari situ saya belajar menahan diri..

    saya dulu juga pernah memberinya hadiah dengan bunga didepannya, saya membolos dari sekolah dan dihukum hanya untuk membeli hadiah itu, dan ditengah malam sehabis belajar dikelas malam, saya membukusnya dengan hati-hati, dari sini saya belajar menyenangkan hati wanita..

    saya dulu juga pernah membelai rambutnya, dia sungguh cantik saat itu..

    saya dulu hampir berkelahi dengan pacarnya,berusaha merebut hati lia kembali, disana saya belajar bahwa kekerasan bukanlah tempat cinta berada,

    saya juga dihina pacarnya sebagai seorang miskin yang bodoh, disana saya belajar kerendahan hati dan kesabaran…

    saya juga merasa dikhianati oleh orang-orang dekat lia, dari sana belajar teliti dan kelicikan seeorang…

    saya juga pernah ditolak lia, di hindari, terasa terhina, disana saya berlajar merasakan patah hati,,tapi juga belajar bertahan dan tahu diri..

    saya juga meninggalkan lia pergi jauh, tidak memperdulikannya,, dari sana belajar bahwa sungguh hati manusia mutaqallibun (yang berbolak-balik), saya belajar tentang arti harga diri dan kekuatan hati, dan kefanaan cinta manusia itu..

    saya tidak pernah berhubungan dengan gadis lain sejak saya bertemu lia sampai dia menikah, saya memenuhi janji saya untuk setia hati untuknya, dari sana saya belajar arti kesetiaan, meskti kadang terasa pahit,,tapi itu baik, coba bayangkan jika saya pacaran terus, saya mungkin tidak pernah belajar dengan keras….^_^

    semuanya telah membuat saya menjadi jauh lebih baik saat ini…kesan-kesan dan pengalaman masa remaja (saya pikir semua orang juga seperti saya)..maka setelah bertahun-tahun, saya akhirnya memutuskan untuk memuat tulisan ini, sebagai tanda terima kasih saya untuk segalanya,,puisi yang mungkin penuh dengan makna,,makna yang mungkin akan memberi kita pencerahan yang lebih baik tentang arti cinta, kebahagiaan, dan kenangan masa lalu yang pahit…cinta adalah kejujuran…

    sampai kan salam balik saya untuk lia, saya meminta maaf jika ada kesamaan atau kemiripan kejadian,, banyak lia didunia ini, ada banyak alfi didunia ini.. dan ada banyak kesamaan peristiwa didunia ini..masa lalu adalah masa lalu, dan saya bukan orang yang suka memandang mundur kebelakang.. semoga kebahagiaan adalah untuk lia…

    sekali lagi saya berterima kasih untuk anda Haris Rahman Hakim..tulisan saya yang agak sedikit panjang ini mudah-mudahan anda tidak bosan membacanya..

    alfi

  3. Luar biasa, saya kagum atas kemampuan menulis anda. begitu indah dan rapinya kata demi kata anda sampaikan membuat saya terhanyut dan dapat mengerti serta merasakan apa yang anda rasakan. Jujur saya belajar banyak dari tulisan – tulisan anda.
    Dia telah membaca komentar balasan dari anda…
    Anda tahu apa yang terjadi ? Seketika Wajahnya memerah dan Matanya berair. Dia yakin anda adalah orang yang dikenalnya.
    Tapi seperti yang anda bilang, Ini semua adalah masa lalu.
    Namun satu hal yang bisa saya petik dari semua ini … ” Terkadang kita tak menyadari bahwa kita berarti bagi orang lain “.
    Salam kenal dari saya buat pak alfi ansyarullah .. kebetulan saya juga orang barabai, baru 6 tahun ini tinggal di binuang.

  4. ohh anda terlalu berlebihan…
    maaf baru membalasnya, saya baru saja membacanya kembali
    salam kenal kembali..^_^

  5. ehhh setelah dicari ini yang nongol….cerita dan peristiwa mirip dengan ditempat gw di balikpapan….tapi mereka akhirnya menikah..cewenya namanya putri carissa cecilia..panggilannya lia..sama cowoya alfian al-leefa…mereka akhirnya menikah, para ibu-ibu pada nangis lihat melihat mereka nikah saking senangnya melihat mereka bahagia..kompleks pertamina pada hebohhh…….. mereka berdua cantik dan tampan sih…cowonya orang biasa..cerita cintanya menyedihkan..kaya film korea…memang mereka mirip..lia itu mirip ama song hae kyo…..
    dunia ini memang sempit ya…gw jadi ingat balikpapan waktu bokap tugas disana


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: