Posted by: alfigenk | March 14, 2009

puisi untuknya

225816090_473f160763

Akan kubacakan puisi ini untuknya

Puisi yang renyah untuk dinikmati

Puisi yang segar untuk di hirup

Puisi yang dalam ketika menutup mata untuk tersenyum

Puisi yang hadir tiba-tiba ketika kenangan secara tak sadar teringat

……………………………………………………………………………

Rintik-rintik hujan bulan april

Basah kuyup dingin dan mengayuh sepeda

Sandal jepit, jaket lusuh, dan mata penasaran dari gadis cantik disudut bangku di depan kelas

…………………………………………………………………………………….

Dan Tuhan sangat lihai dalam memberikan cinta dari sudut-sudut kecil dibola mata

Merahnya lahar merapi adalah gumpalan kehangatan dari bekunya kaliurang

Maka bangunan-bangunan tua di Kota baru ini adalah keromantisan..

……………………………………………………………………………………….

Suatu hari setelah beberapa hari tidak bertemu…

Menahan diri agar tak peduli…

Ketika aku melihatnya , tolong katakan padaku dimana aku berada….

……………………………………………………………………………………………….

Bau tanah yang tempatku lahir, saat derasnya muara barito membawanya…

Sudut-sudut letupan hati mulai mencari-cari….

Tak kusangka adalah kesungguhan yang harus besar hati memegangnya…

Dan cinta selalu saja menjadi dirinya sendiri..

Dalam syair-syair sufi paling khayal

Disana kita akan menikmati bahwa sesungguhnya cinta mengalir dari-Nya…

………………………………………………………………………………………………….

semoga ada saja di balik embum-embun pagi hari ini…

disudut timur mentari merah dari meratus

di barat ada desah lembab dari rawa-rawa abadi…

akan kunyayikan lagu-lagu puisi ini untuknya

puisi yang larut dalam air

puisi yang menyebar dalam serbak udara..

puisi dari hati yang tertuju untuknya..

Advertisements

Responses

  1. selalu saja cinta dalam hati…kapan diungkapinnya ya..?

  2. tulisan2 anda cukup puitis. silakan untuk lebih serius menulis puisi, kalau memang berniat berkarya dalam bidang sastra/puisi.

    cukup banyak penyair di Kalsel. selain kelompok KSSB-nya Bang Arsyad Indradi, cukup banyak juga kegiatan komunitas2 sastra di Kalsel. silakan anda mencari kontak dgn teman2 di kalsel.

    saya juga masih belajar menulis puisi. justru saya bersikap terbuka, kalau tulisan saya jelek, kan nanti ada kritik dari pembaca, yang membuat saya jadi belajar agar lebih baik.

    jadi tidak usah ragu, tampilkan saja puisi2 anda. dan juga silakan membaca karya para penyair lain, untuk menambah wawasan dalam bersastra.

    salam kreatif..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: