Posted by: alfigenk | August 6, 2014

Perdebatan di Kompasiana

Kadang pusing juga membaca perdebatan yang ada dikompasiana..yang paling rame tentu bila menyangkut masalah Agama dan Tuhan..sampai-sampai kata-kata kasar keluar..

Sebagai seorang yang lebih banyak menjadi pembaca pasif,   saya juga pernah ikut berbedat, tapi dengan sadar diri saya mengikutinya tanpa pernah terbawa hati, saya tidak akan mau terbawa hati dalam perdebatan di dunia maya yang tidak akan habisnya.

Menulis permasalahan agama menjadi sensitive akhirnya, meski kita juga tahu itu akan mengundang banyak pengunjung, hehehe

Beberapa tulisan malah menjadi perdebatan panjang, antara pembela agama, pembela sekularisme, bahkan orang yang menganggap bahwa dirinya tidak percaya agama, beberapa juga tidak percaya agama berasal dari langit atau hanya produk budaya, mungkin beberapa juga tidak percaya dengan Tuhan, atau percaya Tuhan dengan caranya sendiri,,saya juga bingung dalam mengklarivikasinya.. tapi oke lah, itu hak mereka-mereka dalam memilih jalan hidup dan ideologinya, hak mereka juga dalam berdebat,,sebuah tulisan kadang menjadi sangat absolute dan kadang komentar-komentar menjadi sangat relative juga.

Sejujurnya saya teringat akan sekolah saya dulu, dua tahun pertama sekolah tiap hari atau bahkan tiap malam selalu saja perdebatan yang terjadi, sampai-sampai mau tidur saja masih menggerutu, asrama jadi rebut. sekolah saya adalah sekolah keagamaan Islam Negeri dengan beasiswa, yang mempelajari ilmu-ilmu dasar dalam keilmuan islam, guru-guru kami berasal dari tokoh-tokoh agama dari NU, Muhammadiyyah yang biasanya berbeda pendapat, sekolah kami juga berada di sebuah komplek perumahan Tasawuf paling terkenal dikalangan tasawuf Indonesia, tiap minggu ada Artis atau pejabat tinggi yang datang ke pengajian yang menjadikan daya tarik sebagian dari kami untuk membolos sekolah.  Hasilnya tentu saja terjadi kubu-kubu pada kami para murid, tapi kami tidak pernah berkelahi, tidak terlalu fanatic dan mau belajar dan diskusi dengan santun, ditahun ketiga kami menjadi orang-orang yang bisa memahami perbedaan dengan baik. Hal ini bisa terjadi karena kami diajari ilmu ushul fiqh sedari dini, meski saya juga bukan ahlinya, namun sedikit banyak saya memahaminya. Saya yakin teman-teman juga ada yang sekolahnya seperti sekolah saya, perdebatan masalah fiqh akhirnya menjadi begitu cair dan menyenangkan. Kita semua memerlukan proses.

Kembali kepada perdebatan, permasalahan tertentu yang menyangkut agama islam atau budaya islam kadang berbuah debat panjang, jika kita mengikutinya akan terasa menyenangkan, karena dari sana kita bisa belajar banyaknya pemikiran yang muncul.

Bicara Islam tentu akan terasa hambar apabila kita meninggalkan mukjizatny yaitu al-Quran. Mempelajari al-Quran secara menyeluruh juga akan menyasikkan dari pada sepenggal-sepenggal. al-Quran dianggap sebagai mukjizat yang masih bisa dirasakan dan ditemukan sampai sekarang, masih bisa dibaca seperti aslinya sedari dulu hingga sekarang, tentu saja hal ini juga bisa diperdebatkan, tapi baca saja al-Quran-nya bila anda tidak percaya.

Yang saya ingin sampaikan dari tulisan ini adalah bahwa bisa jadi kita memperdebatkan sesuatu yang mungkin kita tidak memahaminya dengan baik. Atau kita belum masuk atau menyentuhnya dengan baik, atau bahkan kita tidak mengetahui apa-apa kecuali hanya prasangka. Atau malah kita memperdebatkan hal-hal yang tidak penting..hehe..tapi “tidak penting” itu juga menyenangkan.

Tapi ini adalah proses, saya sendiri juga masih meraba-raba.. ^_^..

Perdebatan di kompasiana tentu akan sulit dihentikan, tapi itu akan selalu menyenangkan bagi orang-orang yang ingin mencuri ilmu dari perdebatan itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: