Posted by: alfigenk | August 26, 2014

(FPK) Ilalang Waktu

oleh: Della Anna + Alfigenk Ansyarullah (no.18)

Besi tua itu mengaso lama, … bertahun ilalang waktu
warnanya hitam berubah perak karat dimakan kutu
pacul,…. alat makanku ketika usia muda bertenaga baja
kini menganggur tiada bertuan sangat bersahaja
……………..Kecil-kecil titik peluh, mengalir hangat di tubuh lelah

Berasa asin dan miskin dalam hidup yang tak berarah

Hasil jerih payah menanam benih seolah hanya mencekik

Sang nakoda kapal negeri tak mau berpayah melirik
Berhitung satu dan dua, ketika angka 5 berubah menjadi NOL
Tersenyum dada melupakan sesak tanpa bertanya, LOL
Biarkan,…..tulang ini telah berubah menjadi papan rata
rapuh,….siap remuk pilu dipandang mata

Andai kata digenggaman ada batu merah permata

Untuk jaga melawan amarah dada yang tak berdaya

Selagi perut ini mengerucut lagi, kami lapar mengais-ngais

Kami hidup diatas tanah yang berkah subur…. tapi kami menangis..
Kertas kusam kredit pupuk, memberatkan saku batinku bagai baja
Belum jua anjing menggonggong pilu, Juragan menepis dengan sengaja
Pilu …. rapuh berkawan sembilu
Merongrong basah tanahku merobek hati nan pilu

Geram hati….ingin kami melepas kesabaran

Mengaduk angin menjadi badai yang menghancurkan

Negeri ini..dimana penyamun adalah kuasa…

Dan orang suci duduk manis dengan nelangsa

Pemimpin desaku belum kembali
Berhitung dua setali
Burung Nazar melompat kali
Aku …. membayar tontonan penipu sepuluh kali

………………………………………………………………………………………Oktober, 2011

…… Untuk lihat karya lain silahkan Clik disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: