Posted by: alfigenk | August 26, 2014

Tuhan, yang Begitu Dekat

 

Saya merenungi

seakan tidak pernah kita tanyakan lagi disaat ini,

ketika kita masih saja duduk termenung

dalam gengaman yang paling ruyah.

Saya selalu saja memandangnya dengan besar hati,

saya tak pandai memenangkan ide-ide brilian,

ketika kita saat ini merasa sangat kaku, sangat kaku

mengingat-ngingat kembali dalam relung hati kita masing-masing,

tak perlu berlebih lagi

tak perlu kawan.

Dan Tuhan, yang begitu dekat dengan kita,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: