Posted by: alfigenk | November 11, 2014

lagu Fantasi bulan Madu “Cinta kita”, Amy Search dan Inka cristie,Bulan Madu diantara Indonesia dan Malaysia

135428983725835338

lagu Fantasi Bulan Madu “Cinta kita”, Amy Search dan Inka cristie,Bulan Madu diantara Indonesia dan Malaysia

oleh: Andin Alfigenk Ansyarullah Naim

Di malam yang sunyi di sertai rintik-rintik hujan ini, entah kenapa tangan kanan saya secara riba-tiba saja mengklik sebuah lagu legendaris yang di populerkan oleh grup band malaysia. Isabela judul lagu tersebut, dinyanyikan oleh Amy search, dari namanya kita tahu Grup band ini bernama Search.

Lagu versi asli ini membuat perasaan saya menjadi-jadi, larut menikmatinya, saya memejamkan mata, seperti menuju kembali ke masa lalu, menuju kenangan masa lampau yang dulu pernah hidup bersama lagu ini. Masa-masa yang sejujurnya saya anggap sangat indah, tenang, dan melankolis. Ada perasaan dalam diri ini untuk kembali ke masa-masa itu, ketika menyadari betapa penuh kegelisahan di jaman kita saat ini.

Dalam menit-menit khayalan saya, sempat saja teringat akan sedang panasnya persaingan Tim sepak bola kedua negara untuk menghadapi pertandingan besok, saya sadar dalam sepuluh tahun ini, hubungan kedua negara bersaudara dan serumpun  mencapai puncaknya dalam berbagai dinamikanya sendiri, kedua negara yang sama-sama berdarah melayu sedang mendapati diri mereka dalam masa-masa puncak, penuh persaingan dan dinamika sehingga kadang melupakan bahwa hanya ada dua negara besar dari ras melayu yang ada di dunia, persaingan dan dinamika yang hampir saja melupakan bahwa dahulu pernah mereka merasakan masa-masa indah sebagai dua buah negara dengan satu darah dan sejarah dan budaya. Lagu ini mengingatkan saya, lagu ini membawa saya bahwa masa lalu itu sangat indah.

Lagu isabella, juga mengingatkan saya akan Film yang sama, yang di bintangi oleh penyanyinya sendiri Amy seacrh dan Nia Zulkarnain, sebuah film yang sangat romantis, sangat diri kita sendiri, seperti lagunya, film ini juga mengaduk-ngaduk perasaan kita, sebuah cinta di antara dua Insan berbeda negara dengan bahasa dan budaya yang sama.

Tidak seberapa lama, lagu Isabella pun berakhir, sebuah lagu duet antara Amy search dan penyanyi Rocker wanita indonesia Inka Cristy dengan judul Nafas cinta, apa daya, khalayan saya pun berlanjut, menikmati lagunya lebih dalam lagi, saya memejamkan mata erat-erat, rasa ingin kembali menikmati masa lalu itu semakin kuat.

Saya tidak ingin tahu mengapa ada kolerasi antara sebuah lagu yang mempunyai lirik yang kuat disertai musik yang brilian dan vokal yang benar-benar layak dikatakan sangat prima bisa membawa saya lemas hati dan menjadi seolah anak kecil yang memaksa ingin kembali ke suatu masa yang saya tahu itu tidak mungkin. Saya tidak ingin tahu mengapa, karena tidak ingin saat-saat kenikmatan khalayan saya di ganggu dengan pernyataan-pernyataan atau hepotesa-hepotesa ilmiah yang kaku dan egois. Mengapa saya mendapatkan seperti sebuah jawaban akan kegelisahan di jaman yang saya lalui saat ini, jawaban itu tertinggal di jaman dahulu, dan lagu-lagu ini seolah-olah menyeliputi diri saya, semua ini meberikan saya ketenangan dan perasaan manja saya seolah anak kecil, ini adalah kesenangan yang ingin saya katakan sebagai keegoisan yang harus dimaklumi oleh setiap orang.

Lagu pun berlanjut, dengan judulnya “Biar Cinta”, suara Amy search dan Inka cristy seolah beradu dan bercengkrama dengan kalimat-kalimat yang tak mampu kita andai kan sebelumnya dan mereka ucapkan bersama nada-nada indahnya. Penyanyi serumpun dari dua negara bersaudara ini seolah mengingatkan kita akan betapa indahnya cinta bila dibingkai dengan lirik yang penuh puisi yang indah dan kalimat-kalimat metaporis itu.

Tak bisa kah kedua negara ini berhenti berseteru dan kembali bersatu dalam semangat silaturahmi yang indah lagi, dan kemudian kembali menciptaan keromantisan seperti dalam lagu-lagu ini.

Telah banyak interaksi dari kedua negara serumpun di masa modern ini telah menghasilkan hasil karya yang indah, dan kita masing-masing dari kedua negara saling menikmati karya-karya tersebut, ingat saja, di negara kita banyak lagu-lagu dari negeri jiran malaysia yang masih sering kita dengar, selain Seacrh, kita masih ingat dengan Grup band Iklim yang salah satu lagunya yang terkenal “Suci dalam debu” seolah menyatu dalam memori kita, Atau Grup Band UKS, yang terdengar sangat lucu karena mirip dengan UKS unit koperasi sekolah kita, yang mana lagunya “cinta itu buta”banyak menyadarkan kita bahwa cinta itu memang benar-benar butam suara dari Vokalis Grup band UKS ini sangat melayu. Kita juga tahu dengan grup Band Slam, yang “gerimis mengundang”nya masih sering sekali dinyanyikan, terakhir dengan lucunya para anggota OVJ menyanyikan dengan tidak mampu mencapai nada tinggi dalam lagu ini. Atau lagu “mencari alasan “ milik Grup band Exist yang juga selalu kita nyanyikan bersama. Saya pribadi sering sekali berdiri terpaku ketika mendengarkan lagu “Sejati” yang dibawakan grup Band lawas Malaysia “Wings”.

Begitu banyak penyanyi malaysia yang terkenal di indonesia saat itu juga berbanding sama dengan begitu banyak pula penyanyi indonesia yang terkenal dimalaysia saat itu pula.

Genri musik Slow rock memang merambah indonesia dan malaysia saat itu, di negara kita indonesia pun memang sangat banyak penyayi yang pernah memenuhi rasa dahaga kita akan lagu-lagu berirama indah berjenis slow rock, sebut saja dua orang Armahummah popy merkuri dan nikke ardilla yang lagu-lagu mereka masih kita dengar dan nikmati sampai saat ini tanpa pernah bosan, Meski Slow rock khas melayu saat ini telah mulai hilang generasinya tapi tidak pernah menghilangkan penggemarnya. Tidak seperti di jepang memang, dimana rock khas jepang masih tetap hidup sampai saat ini. Saya teringat ucapan ian antoni yang saya baca di sebuah surat kabar terkemuka di negeri ini, walau bagaimanapun kita bermain rock, kita tetap tidak akan pernah bisa menghilangkan kemelayuan kita.

Ahh rupanya saya terus saja diantara khayal dan mimpi, saya mulai mendengarkan intro sebuah lagu yang saya anggap sebagai sebuah lagu paling romantis dan paling indah yang pernah di ciptakan dan di nyanyikan, siapa yang tidak kenal dengan lagu ini, orang-orang akan mencoba membalas menyanyikan lagu ini ketika mereka mendengarnya, seperti saya sendiri juga,

Demi cintaku padamu
Kemanapun kaukan ku bawa
Walau harus kutelan lautan bara

Demi cintaku padamu
Ke gurun ku ikut denganmu
Biarpun harus berkorban jiwa dan raga

Rasanya lagu yang berjudul asli Fantasi Bulan Madu yang pertama kali dinyanyikan Oleh Amy seacrh pada tahun 1987, yang kemudian  di indonesia lagu ini dinyanyikan berdua bersama Inka Cristie  dengan judul “c inta kita”ini hanya pantas di nyanyikan oleh inka Cristie dan Amy Seacrh, suara vokal mereka lah yang membuatnya begitu khas dan tidak tergantikan, beradu mendayu bergantian seperti petir yang terdengar keras namun indah.

Hubungan indonesia dan malaysia seolah tergambar dalam lagu ini, penuh tantangan dan lika- liku, diantara rindu dan benci, penuh dengan uraian romantisme dimana gambaran semua itu di wejawantahkan dalam baik-bait sajak para pujangga mereka. Harusnya membuat kita sadar akan pengalihan pikiran kita dari isu-isu politik dinegara ini,

Bulan madu di awan biru
Tiada yang mengganggu
Bulan madu di atas pelangi

Hanya kita berdua
Nyanyikan lagu cinta
Walau seribu duka
Kita takkan terpisah

Seperti lagu ini, hubungan kedua negara yang sebenarnya penuh kasih dan cinta ini harus menghadapi cabaran dan ujian. Kita memang tak akan berperang hanya gara-gara berkelahi dalam sepak bola, atau bermasalah dalam perbatasan, karena cinta akan penuh keindahan kita dapat di persatukan.

Bulan madu diantara kedua negara harus disemai kembali, jika memungkinkan bulan madu diatas awan biru, bulan madu di atas pelangi kedua negara lah yang kita inginkan.

Lagu ini harusnya di dinyanyikan disetiap pertemuan besar di antara kedua negara, bahkan dalam pertandingan sepak bola sekalipun, untuk mengingatkan bahwa ada cinta di antara kedua negara ini, ada sejarah, ada budaya dan darah, yang menyatukan, dimana persatuan dalam cinta diantara kedua negara bersaudara ini sungguh akan menjadikannya kita menjadi sama-sama bangsa besar di dunia ini.

Andai dipisah laut dan pantai
Tak akan goyah gelora cinta
Andai dipisah api dan bara
Tak akan pudar sinaran cinta

Saya menjadi mengantuk, tapi rasa ingin saya kembali kemasa lalu semakin menjadi-jadi, saya menjadi melankolis terhadap diri saya sendiri, mendengarkan lagu ini berulang-ulang, saya ingin keindahan, saya ingin ketenangan, saya ingin menghilangkan kegelisahan.

malam pun semakin sunyi, dan dingin bersama hujan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: